Pesawat Komersial Tercanggih di Dunia

Concorde

 Gambar

            Aérospatiale-BAC Concorde adalah sebuah pesawat terbang supersonik yang merupakan satu dari dua jenis pesawat penumpang supersonik yang pernah melayani jalur transportasi secara komersial. Pesawat supersonik lainnya tersebut adalah Tupolev Tu-144 milik Rusia yang juga ditengarai adalah hasil spionase dari Concorde. Concorde memiliki kecepatan jelajah 2,04 Mach dan ketinggian terbang hingga 60.000 kaki dengan konfigurasi sayap delta dan evolusi mesin yang dilengkapi dengan mesin jet afterburn.

Tupolev Tu-144

 Gambar

            Tupolev Tu-144 adalah pesawat Supersonik buatan Uni Soviet dan dirancang oleh biro desain Tupolev, yang dipimpin oleh Alexei Tupolev. Kecepatan pesawat ini pernah mencapai 2,3 mach. Tetapi kecepatan normalnya hanya 2,0 mach. Pesawat ini dijuluki Konkordski atau Concordski (Concorde dari Rusia). Pesawat ini memiliki banyak kelemahan, yaitu kurang cepat dari Concorde, kurang aman Dari Concorde, dan kurang jauh jarak tempuhnya serta lebih sulit dikendalikan.

 

Reaction Engines A2

 Gambar
        Reaction Engines Limited A2 (disebut A2) adalah studi desain untuk pesawat hipersonik. Pesawat ini dimaksudkan untuk memberikan transportasi udara ramah lingkungan, mencapai jarak jauh dan transportasi kapasitas tinggi komersial.

            Kecepatannya bukan lagi Supersonik seperti Concorde, tapi sudah Hiper-sonik. Pesawat ini bahkan lebih cepat dari pesawat-pesawat tempur tercanggih saat ini,            seperti F-16 dan F-22
            Pesawat ini melesat dengan kecepatan Hipersonik menggunakan bahan bakar yang sama sekali tidak mencemari Atmosfer dengan gas-gas rumah kaca seperti karbondioksida dan zat beracun lainnya yang dibuang pesawat komersial biasa, melainkan hanya menghasilkan air sebagai buangannya. Karena bahan bakarnya hanya berupa hidrogen cair (Liquid Hydrogen).

Lockheed Stratoliner

 Gambar

            Lockheed Stratoliner adalah sebuah pesawat masa depan futuristik yang dapat terbang sampai dengan 11,680 ribu kilometer non-stop. Dengan bahan bakar hidrogen, memungkinkan pesawat ini tidak menghasilkan polusi sedikitpun dan tidak perlu sering berhenti hanya untuk mengisi bahan bakar. Desainnya terinspirasi dari burung Godwit ekor belang (Limosa Lapponica).

Iklan
By Mukhamad Mardiansyah

TNI INDONESIA

            Discovery Channel Military pernah membahas tentang pasukan khusus terbaik di dunia (TOP ELITE SPECIAL FORCES IN THE WORLD). Seluruh pasukan khusus di dunia dinilai kinerjanya dengan parameter menurut pendapat dari berbagai pengamat bidang militer dan ahli sejarah. Posisi pertama di tempati SAS (Inggris), peringkat kedua MOSSAD (ISRAEL) lalu peringkat ketiga adalah KOPASUS (Indonesia).

            Narator dari Discovery Channel Military menjelaskan mengapa pasukan khusus dari Amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi super canggih, akurat dan serba digital. Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain-lainnya.

            Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan teknologi canggih dan Skill di atas rata-rata pasukan luar Elite luar negeri lainnya menjadi nilai plus dari KOPASSUS. Itu pula yang menimbulkan anggapan 1 prajurit KOPASSUS setara dengan 5 prajurit reguler.

            Mungkin karena itu pula kenapa sekitar Tahun 90-an Amerika Serikat keberatan dan Australia ketakutan ketika Indonesia akan memperbesar jumlah anggota Kopassus.

Sebagian Kecil prestasi dan Kiprah Kopassus :

  1. Kopassus juara 1 sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006.
  2. Kopassus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen – pergerakan – penyusupan – penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria.
  3. Negara-negara Afrika Utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan elite mereka, 80% pelatih mereka dari perwira-perwira Kopassus.
  4.  Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elite yang di latih oleh Kopassus.
  5. Pada perang Vietnam, para tentara Vietkong meniru strategi KOPASSUS dalam berperang melawan Amerika Serikat yang mengakibatkan kekalahan Pasukan Amerika yang mempunyai persenjatan canggih dan lengkap.
By Mukhamad Mardiansyah

Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (IATA: CGK, ICAO: WIII) merupakan sebuah bandar udara utama yang melayani kota Jakarta di pulau Jawa, Indonesia. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Presiden Indonesia pertama, Soekarno, dan wakil presiden pertama, Muhammad Hatta.

            Letaknya sekitar 20 km barat Jakarta, di Kota Tangerang, Banten. Operasinya dimulai pada 1985, menggantikan Bandar Udara Kemayoran (penerbangan domestik) di Jakarta Pusat, dan Halim Perdana kusuma di Jakarta Timur. Bandar Udara Kemayoran telah ditutup, sementara Bandar Udara Halim Perdana kusuma masih beroperasi, melayani penerbangan charter dan militer.

            Antara 19281974, Bandar Udara Kemayoran yang ditujukan untuk penerbangan domestik dianggap terlalu dekat dengan basis militer Indonesia, Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Penerbangan sipil di area tersebut menjadi sempit, sementara lalu lintas udara meningkat cepat, yang mana mengancam lalu lintas internasional.

            Pada awal 1970-an, dengan bantuan USAID, delapan lokasi berpotensi dianalisa untuk bandar udara internasional baru, yaitu Kemayoran, Malaka, Babakan, Jonggol, Halim, Curug, Tangerang Selatan dan Tangerang Utara. Akhirnya, Tangerang Utara dipilih dan ditandai juga Jonggol dapat digunakan sebagai bandara alternatif.       

            Soekarno-Hatta memiliki luas 18 km², memiliki dua landasan paralel yang dipisahkan oleh dua taxiway sepanjang 2,400 m. Terdapat dua bangunan terminal utama: Terminal 1 untuk semua penerbangan domestik kecuali penerbangan yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Merpati Nusantara Airlines, dan Terminal 2 melayani semua penerbangan internasional juga domestik oleh Garuda dan Merpati.

            Terminal 3 selesai dibangun pada tanggal 15 April 2009. Saat ini ada 2 Maskapai penerbangan yang menggunakan Terminal 3 yaitu Indonesia AirAsia dan Mandala Airlines. Dan direncanakan dapat didarati oeh pesawat model Airbus A380. SHIA melakukan pendaratan perdana pesawat A380(SQ-232) pada tanggal 4 Mei 2012 walaupun status pendaratan sendiri adalah divert landing

            Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta memiliki 150 loket check-in, 30 pengklaiman bagasi dan 42 gerbang. Setiap sub-terminal memiliki 25 loket check-in, 5 pengklaiman bagasi dan 7 gerbang.    Angkasa Pura II sedang merencanakan pembangunan terminal baru dengan fitur desain yang modern. Terminal 3 dibangun untuk maskapai bertarif rendah. Terdapat sebuah rencana besar untuk membangun 5 terminal penumpang + 1 terminal haji dan 4 landasan pacu.

 

            Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta juga memiliki permasalahan yang sangat pelik, yaitu :

  1. Jumlah penumpang yang meningkat

            Saat ini, Bandara Soekarno-Hatta sudah melayani lebih dari 30 juta penumpang per tahunnya, sementara bandara ini hanya dirancang untuk menangani sekitar 18 juta penumpang per tahunnya.

    2.  Banjir

            Dalam beberapa tahun terakhir, dua banjir telah melumpuhkan ribuan penumpang di bandara. Saat ini, ada solusi untuk masalah ini terletak pada PT Jasa Marga Tbk. Solusinya adalah dengan membangun sebuah jembatan di atas tingkat banjir terakhir, sehingga jalan raya tidak akan banjir lagi. Kelihatannya, “jembatan” yang diusulkan sekarang ini menjadi seperti proyek bendungan. Pada bulan Juni 2008, Jakarta sekali lagi dilanda banjir. Menurut BMKG, ini adalah banjir terburuk dalam 180 tahun terakhir.

            Bandar udara ini dirancang oleh arsitek Perancis Paul Andreu, yang juga merancang Bandar Udara Charles de Gaulle di Paris, Perancis. Salah satu karakteristik besar bandara ini adalah gaya arsitektur lokalnya, dan kebun tropis di antara lounge tempat tunggu.

            Bandara ini direncanakan akan terhubung dengan Stasiun Manggarai, tetapi rencana ini masih belum jelas nasibnya.

By Mukhamad Mardiansyah

Bani Abbasiyah

Bani Abbasiyah atau Kekhalifahan Abbasiyah adalah kekhalifahan Islam kedua, yang berkuasa di Baghdad. Kekhalifahan ini berkembang pesat dan menjadikan dunia Islam sebagai pusat pengetahuan dengan menerjemahkan dan melanjutkan tradisi keilmuan Yunani dan Persia. Kekhalifahan ini berkuasa setelah merebutnya dari Bani Umayyah dan menundukan semua wilayahnya kecuali Andalusia.

Bani Abbasiyah dirujuk kepada keturunan dari paman Nabi Muhammad yang termuda, yaitu Abbas bin Abdul-Muththalib, oleh karena itu mereka juga termasuk ke dalam Bani Hasyim. Berkuasa mulai tahun 750an MAsehi dan memindahkan ibukota Damaskus ke Baghdad.

Berkembang selama dua abad, tetapi pelan-pelan meredup setelah naiknya bangsa Turki yang sebelumnya merupakan bagian dari tentara kekhalifahan yang mereka bentuk, dan dikenal dengan nama Mamluk.

Selama 150 tahun mengambil kekuasaan memintas Iran, kekhalifahan dipaksa untuk menyerahkan kekuasaan kepada dinasti-dinasti setempat, yang sering disebut Amir atau Sultan. Menyerahkan Andalusia kepada keturunan Bani Umayyah yang melarikan diri, Maghreb dan Ifriqiya kepada Aghlabid dan Fatimiyah.

Kejatuhan totalnya pada tahun 1258 Masehi, disebabkan serangan bangsa Mogol yang dipimpin Hulagu Khan yang menghancurkan Baghdad dan ‘tak menyisakan sedikitpun dari pengetahuan yang dihimpun di perpustakaan Baghdad.

By Mukhamad Mardiansyah

Novel Lama vs Novel Modern

  1. Persamaan Novel Lama dan Novel Modern
    1. Karyanya dibentuk oleh unsur intrinsik;
    2. Menggunakan bahasa atau kata yang terpilih dan diksi yang tepat;
    3. Mempunyai bahasa dan tuturan (dialog, prosa, dan drama)
    4. Bertujuan untuk dibaca dan diketahui oleh orang lain; dan
    5. Cerita dapat berupa drama, fiksi, atau kisah nyata.

 

    2.  Perbedaan Novel Lama dan Novel Modern

 

  • Novel Lama
  1. Penyebaran dari mulut ke mulut;
  2. Bahasa yang digunakan kaku dan statis;
  3. Tema cerita tentang dewa-dewa, dongeng, dan petualangan yang bersifat statis;
  4. Tema karangan bersifat fantastis;
  5. Karangan berbentuk tradisional;
  6. Bahasa klise;
  7. Proses perkembangannya statis; dan
  8. Dipengaruhi oleh kesusastraan Hindu atau India.

 

  • Novel Modern
  1. Gaya yang aktif dan romantis;
  2. Dinamis dalam tema dan bahasa;
  3. Tema memperjuangkan masalah kebudayaan, bahasa, dan masyarakat sentris;
  4. Tema karangan bersifat rasional;
  5. Bersifat modern;
  6. Bahasanya tidak klise;
  7. Proses perkembangannya dinamis; dan
  8. Dipengaruhi oleh kesusastraan Barat.

 

MANAKAH YANG LEBIH BAIK ???

By Mukhamad Mardiansyah

Sejarah Tradisi Islam Nusantara

Pada tahun 30 Hijriah atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Usman binn Affan R.A mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Usman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Samudra Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi, yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi’i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.

Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada peng-islam-an penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa penduduk Nusantara masuk Islam secara besar-besaran pada abad tersebut, disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti atau mempuni. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab.

Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya, dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil’alamin.

Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah, terutama Belanda, menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka.

Maka terputuslah hubungan umat Islam Nusantara dengan umat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan umat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.

Seni Islam Nusantara

 

  1. Seni Rupa

Tradisi Islam tidak menggambarkan bentuk manusia atau hewan.Seni ukir relief berupa suluran tumbuh-tumbuhan namun terjadi pula Sinkretisme.Sinkretisme adalah perpaduan 2 jenis seni logam.

    2.  Aksara dan Seni Sastra

Seni sastra zaman Islam yang berkembang di Indonesia sebagian besar mendapat pengaruh dari Persia. Seni-seni sastra berikut :

  • Hikayat          à dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh     sejarah,
  • Babad            à kisah rekaan pujangga keranton,
  • Suluk              à kitab yang membentangkan soal-soal tasawuf,
  • Primbon        à hasil sastra yang berisi ramalan-ramalan, keajaiban dan penentuan hari baik/buruk.

    3.  Sistem Pemerintahan

Kerajaan-kerajaan Hindu Budha digantikan kerajaan-kerajaan Islam. Rajanya bergelar Sultan atau Sunan seperti halnya para wali. Jika rajanya meninggal tidak lagi dicandikan tetapi dimakamkan secara Islam.

Sistem Kalender, munculnya kalender Jawa yang dibuat Sultan Agung menggantikan kalender Saka.

     4.  Seni Bangunan/Arsitektur

Terutama mempengaruhi bangunan masjid, makam, dan istana. Masjid-masjid memiliki ciri-ciri khusus, antara lain :

  • Atapnya berbentuk tumpang, dan
  • Tidak dilengkapi dengan menara.

Letak masjid biasanya dekat dengan istana. Beberapa jenis masjid di Indonesia :

  • Masjid jami,
  • Masjid madrasah,
  • Masjid makam, dan
  • Masjid tentara.

Bangunan-bangunan lain yang muncul, seperti :

  • istana- istana/kraton,
  • bangunan benteng penahanan, dan
  • makam-makam.

Selain bangunan/arsitektur tersebut, muncul juga berbagai rumah dalam tradisi islam yang terjadi saat itu, seperti :

1.Rumah Gadang

            Gaya seni bina, pembinaan, hiasan bagian dalam dan luar, dan fungsi rumah mencerminkan kebudayaan dan nilai Minangkabau.

2.Rumah Banjar

Mulai sebelum tahun 1871 sampai tahun 1935. Bangunan Rumah Adat Banjar diperkirakan telah ada sejak abad ke-16, yaitu ketika daerah Banjar di bawah kekuasaan Pangeran Samudera yang kemudian memeluk agama Islam. Sebagai Contoh salah satu bentuk akulturasi yang bisa kita temui dalam saluran Kesenian, Sistem Pemerintahan, Sistem Penanggalan, dan Teknologi.

 

    5.  Seni Tari dan Musik

Budaya tradisional pada cabang seni tari dan seni musik terdapat pada beberapa upacara adat danm tarian rakyat. Di beberapa daerah ada jenis  tarian yang berhubungan dengan nyanyian atau ritual pembacaan salawat yang biasa disebut dengan salawat kompang. Benuk tarian-tarian ini biasanya Dabus dan Seudati. Tarian Dabus diawali dengan nyanyian atau pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dan salawat Nabi. Adapaun Seudati adalah seni tradisional rakyat Aceh yang berupa tarian atau nyanyian.

      Selain seni tari, juga berkembang seni musik yang berupa pertunjukan gamelan, di antaranya yang paling terkenal adalah sekaten. Upacara ini biasa dilakukan di bekas kerajaan, seperti Yogyakarta dan Surakarta, yang sering disebut Grebeg Mulud.

     6.  Seni Ukir dan Lukis

Akulturasi seni ukir dan seni lukis Islam dengan seni lukis dan seni ukir tradisional Indonesia dapat dijumpai pada bangunan masjid kuno dan keraton. Ukir-ukiran yang biasa dipahatkan pada tiang, tembok, atap, mihrab, dan mimbar masjid biasanya dibuat dengan pola makara dan teratai. Dalam perkembangan selanjutnya juga muncul dan berkembang seni kaligrafi, yaitu seni melukis indah dengan huruf Arab.

By Mukhamad Mardiansyah

Trik Sulap Lilin

  • MENYALAKAN LILIN DENGAN ES

Di atas meja ada 3 lilin. Penyulap mengambil sepotong es batu dan menempelkannya pada sumbu-sumbu lilin itu satu per satu dan menyalalah semuanya.

Anda membutuhkan bahan khusus untuk mempertunjukkan sulap ini. Logam sodium yang panjangnya kira-kira 5 cm telah ditancapkan ke dalam sumbu lilin tersebut sebelum permainan dimulai. Jika logam ini tersentuh air atau es, maka lilin akan terbakar menyala dengan suara berdesis-desis.

 

  • LILIN MENJADI SAPUTANGAN

Sebatang lilin dinyalakan. Kemudian penyulap memadamkannya dan membungkus lilin itu dengan kertas minyak yang sama warnanya dengan batang lilin. Tiba-tiba bungkusan ini di robek-robek dan yang muncul bukanlah lilin, tetapi sehelai saputangan.

Persiapannya, ambil kertas minyak putih (menyerupai lilin putih), digulung-gulung seperti pipa, sebesar batang lilin. Lubang di dalamnya dipadatkan dengan diisi saputangan yang digulung sekecil-kecilnya. Ujung atas disumpal dengan sepotong lilin sungguhan supaya dapat dinyalakan. Lalu saat ditutup dengan kertas yang sama, penonton ‘tak akan tahu bahwa lilin palsu itu sebenarnya terbuat dari kertas minyak.

  • MENGELUARKAN LILIN YANG MENYALA DARI SAKU

Satu lagi sulap yang mencengangkan! Pesulap merogoh sakunya dan mengeluarkan lilin yang menyala dari dalam saku itu. Bagaimana ini bisa terjadi? Apakah pesulap tadi memiliki ilmu sihir?

Ternyata tidak! Sebagai persiapan, tancapkan tiga batang pentol korek api yang telah dipendekkan, di dekat sumbu lilin. Usahakan pentol korek itu sama tingginya dengan sumbu lilin. Nyalakan dengan cara menggores ujung lilin ini pada kotak korek di dalam saku dan segera tarik keluar secepatnya. Sesaat di luar, sumbu lilin telah menyala.

Good Luck

By Mukhamad Mardiansyah

This is F-22 Raptor

            Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen.

Gambar

            Pesawat ini melalui masa pengembangan yang panjang, versi prototipnya diberi nama YF-22, tiga tahun sebelum secara resmi dipakai diberi nama FA-22, dan akhirnya diberi nama F-22A, ketika resmi mulai dipakai pada Desember 2005.

 

  • Kinerja
  • Laju maksimum                  : Mach 2,42 (2.575 km/jam)
  • Laju jelajah                         : Mach 1,72[18] (1.825 km/h)
  • Jarak jangkau ferri               : 2.000 mi
  • Batas tertinggi servis           : 65.000 kaki
  • Laju panjat                          : rahasia
  • Beban sayap                      : 66 lb/kaki²
  • Dorongan/berat                   : 1,26
  • Maximum g-load                 :  −3/+9 g

            Lockheed Martin Aeronautics adalah kontraktor utama yang bertanggung jawab memproduksi sebagian besar badan pesawat, persenjataan, dan perakitan F-22. Kemudian mitranya, Boeing Integrated Defense Systems memproduksi sayap, peralatan avionik, dan pelatihan pilot.

Ø     Karakteristik umum

  • Kru                                                     : 1
  • Panjang                                              : 62 kaki 1 in
  • Lebar sayap                                        : 44 kaki 6 in
  • Tinggi                                                 : 16 kaki 8 in
  • Luas sayap                                         : 840 kaki²
  • Airfoil                                                 : NACA 64A/05,92 dan NACA 64A/04,29
  • Bobot kosong                                      : 31.670 lb
  • Bobot terisi                                         : 55.352 lb
  • Bobot maksimum lepas landas             : 80.000 lb
  • Mesin                                                 : 2 × Pratt & Whitney F119-PW-100

 

            F-22 dirancang untuk membawa peluru kendali udara ke udara yang tersimpan secara internal di dalam badan pesawat agar tidak mengganggu kemampuan silumannya. Selain penyimpanan internal, pesawat ini juga dapat membawa persenjataan pada empat titik eksternal, tetapi apabila ini dipakai akan sangat mengurangi kemampuan siluman, kecepatan, dan kelincahannya.       Untuk senjata cadangan, F-22 membawa meriam otomatis M61A2 Vulcan 20 mm yang tersimpan di bagian kanan pesawat, meriam ini membawa 480 butir peluru, dan akan habis bila ditembakkan secara terus-menerus selama sekitar lima detik. Meskipun begitu, F-22 dapat menggunakan meriam ini ketika bertarung tanpa terdeteksi, yang akan dibutuhkan ketika rudal sudah habis.

Ø     Persenjataan

  • Meriam: 1× 20 mm (0,787 in) M61A2 Vulcan, 480 butir peluru
  • Udara ke udara:

ü     6× AIM-120 AMRAAM

ü     2× AIM-9 Sidewinder

  • Udara ke darat:

ü     2× AIM-120 AMRAAM dan

ü     2× AIM-9 Sidewinder dan salah satu:

 

            Pesawat tempur modern Barat masa kini sudah memakai fitur-fitur yang membuat mereka lebih sulit terdeteksi dari pesawat sebelumnya, seperti pemakaian material penyerap radar. Pada F-22, selain pemakaian material penyerap radar, bentuk dan rupa F-22 juga dirancang khusus, dan detail lain seperti cantelan pada pesawat dan helm pilot juga sudah dibuat agar lebih tersembunyi. F-22 juga dirancang untuk mengeluarkan emisi infra-merah yang lebih sulit untuk dilacak oleh peluru kendali “pencari panas”.

            Selain itu, F-22 juga memiliki sistem yang bernama “Signature Assessment System“, yang akan menandakan kapan jejak radar pesawat sudah tinggi, sampai akhirnya membutuhkan pembetulan dan perawatan.

            Pemakaian afterburner juga membuat emisi pesawat lebih mudah ditangkap oleh radar, ini diperkirakan adalah alasan mengapa pesawat F-22 difokuskan untuk bisa memiliki kemampuan supercruise.

By Mukhamad Mardiansyah

Pesawat Tanpa Awak

            Pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri, menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya, bisa digunakan kembali dan mampu membawa muatan senjata maupun muatan lainnya. Penggunaan terbesar dari pesawat tanpa awak ini adalah dibidang militer.

Gambar

            Pesawat tanpa awak memliki bentuk, ukuran, konfigurasi dan karakter yang bervariasi. Sejarah pesawat tanpa awak adalah Drone, pesawat tanpa awak yang digunakan sebagai sasaran tembak.

            Kontrol pesawat tanpa awak ada dua variasi utama, variasi pertama yaitu dikontrol melalui pengendali jarak jauh dan variasi kedua adalah pesawat yang terbang secara mandiri berdasarkan program yang dimasukan kedalam pesawat sebelum terbang.

Gambar

            Saat ini, pesawat tanpa awak mampu melakukan misi pengintaian dan penyerangan. Walaupun banyak laporan mengatakan bahwa banyak serangan pesawat tanpa awak yang berhasil tetapi pesawat tanpa awak mempunyai reputasi untuk menyerang secara berlebihan atau menyerang target yang salah.

            Pesawat tanpa awak juga semakin banyak digunakan untuk keperluan sipil (non militer) seperti pemadam kebakaran , keamanan non militer atau pemeriksaan jalur pemipaan. Pesawat tanpa awak sering melakukan tugas yang dianggap terlalu kotor dan terlalu berbahaya utnuk pesawat berawak.

By Mukhamad Mardiansyah